SCORA – ENERGY (End Discrimination and Stigma Towards People with HIV/AIDS

SCORA – ENERGY (End Discrimination and Stigma Towards People with HIV/AIDS

Written by mcdcimsa, on December 31st, 2019

Kebanyakan orang di Indonesia masih tidak terlalu paham mengenai HIV maupun AIDS. Disini, kami sebagai anggota SCORA ingin membagi pengetahuan tersebut. Kami berbagi kepada para pengunjung yang berkunjung di Taman Kota 2 BSD, Tangerang pada hari Minggu, 8 Desember 2019. Kami memutuskan untuk melakukan kampanye, dimana dalam kampanye kali ini, kami mengedukasi beberapa pengunjung mengenai HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Acara ini dilakukan dari jam 7 pagi hingga jam 9 pagi. Topik-topik yang kami bahas melainkan apa perbedaan dari mereka berdua, lalu ada apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran, serta bagaimana HIV/AIDS dapat menular.

Dalam kampanye ini kami dibagi menjadi beberapa kelompok sehingga lebih banyak orang yang dapat mendapatkan edukasi mengenai HIV atau AIDS. Setiap kelompok terdiri dari kurang lebih 2 – 3 orang yang membentuk 7 kelompok. Setiap kelompok berhasil mengedukasikan kurang lebih 8 orang.

Sebagian besar dari pengunjung yang diberi edukasi berasumsi bahwa mereka mengetahui apa itu HIV atau ADIS namun saat kami bertanya kepada mereka, kebanyakan dari mereka hanya tersenyum dan mungkin mengakatan “saya lupa” atau “sebenearnya saya tidak paham mengenai hal-hal ini”. Kenyataannya tidak banyak dari mereka yang benar-benar mengetahui apa itu HIV atau AIDS. Sepertinya mereka masih menganggap remeh atas pengetahuan mengenai HIV atau AIDS.

HIV atau AIDS berbeda karena mereka yang terkena AIDS pasti terkena HIV namun mereka yang terkena HIV belum pasti mengidap AIDS. Ini semua disebabkan karena AIDS merupakan stase terakhir dari HIV. Mereka yang terkena AIDS pasti sudah mengalami hal-hal yang buruk. Mungkin ada beberapa obat yang dapat membantu pengidap HIV atau AIDS, namun belum ada obat yang pasti yang dapat menyembuhkan HIV maupun AIDS. HIV maupun AIDS juga tidak menyebar semudah yang dibayangkan. Pelukan, keringat, gigitan serangga maupun duduk di toilet yang baru saja dipakai oleh mereka yang mengidap HIV atau AIDS. Akan tetapi, harus diketahui bahwa virus ini dapat tersebar melalui hubungan intim maupun oleh darah. Maka harus lebih berhati-hati saat disuntik. Selain dari itu alangkah baiknya jika ada seseorang yang ingin melakukan hubungan intim menggunakan kondom untuk membantu mengecilkan kemungkinan untuk penyebaran virus HIV.

Acara ini berjalan dengan lancar. Walaupun kami hanya dapat menjangkau sepersekian dari masyarakat Indonesia, setidaknya ada beberapa dari masyarkat Indonesia yang dapat kami edukasikan.

Back to the top

SCORA – ENERGY (End Discrimination and Stigma Towards People with HIV/AIDS

SCORA – ENERGY (End Discrimination and Stigma Towards People with HIV/AIDS

Written by mcdcimsa, on December 31st, 2019

Kebanyakan orang di Indonesia masih tidak terlalu paham mengenai HIV maupun AIDS. Disini, kami sebagai anggota SCORA ingin membagi pengetahuan tersebut. Kami berbagi kepada para pengunjung yang berkunjung di Taman Kota 2 BSD, Tangerang pada hari Minggu, 8 Desember 2019. Kami memutuskan untuk melakukan kampanye, dimana dalam kampanye kali ini, kami mengedukasi beberapa pengunjung mengenai HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Acara ini dilakukan dari jam 7 pagi hingga jam 9 pagi. Topik-topik yang kami bahas melainkan apa perbedaan dari mereka berdua, lalu ada apa saja yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran, serta bagaimana HIV/AIDS dapat menular.

Dalam kampanye ini kami dibagi menjadi beberapa kelompok sehingga lebih banyak orang yang dapat mendapatkan edukasi mengenai HIV atau AIDS. Setiap kelompok terdiri dari kurang lebih 2 – 3 orang yang membentuk 7 kelompok. Setiap kelompok berhasil mengedukasikan kurang lebih 8 orang.

Sebagian besar dari pengunjung yang diberi edukasi berasumsi bahwa mereka mengetahui apa itu HIV atau ADIS namun saat kami bertanya kepada mereka, kebanyakan dari mereka hanya tersenyum dan mungkin mengakatan “saya lupa” atau “sebenearnya saya tidak paham mengenai hal-hal ini”. Kenyataannya tidak banyak dari mereka yang benar-benar mengetahui apa itu HIV atau AIDS. Sepertinya mereka masih menganggap remeh atas pengetahuan mengenai HIV atau AIDS.

HIV atau AIDS berbeda karena mereka yang terkena AIDS pasti terkena HIV namun mereka yang terkena HIV belum pasti mengidap AIDS. Ini semua disebabkan karena AIDS merupakan stase terakhir dari HIV. Mereka yang terkena AIDS pasti sudah mengalami hal-hal yang buruk. Mungkin ada beberapa obat yang dapat membantu pengidap HIV atau AIDS, namun belum ada obat yang pasti yang dapat menyembuhkan HIV maupun AIDS. HIV maupun AIDS juga tidak menyebar semudah yang dibayangkan. Pelukan, keringat, gigitan serangga maupun duduk di toilet yang baru saja dipakai oleh mereka yang mengidap HIV atau AIDS. Akan tetapi, harus diketahui bahwa virus ini dapat tersebar melalui hubungan intim maupun oleh darah. Maka harus lebih berhati-hati saat disuntik. Selain dari itu alangkah baiknya jika ada seseorang yang ingin melakukan hubungan intim menggunakan kondom untuk membantu mengecilkan kemungkinan untuk penyebaran virus HIV.

Acara ini berjalan dengan lancar. Walaupun kami hanya dapat menjangkau sepersekian dari masyarakat Indonesia, setidaknya ada beberapa dari masyarkat Indonesia yang dapat kami edukasikan.

Back to the top

OUR PARTNERS:

OUR PARTNERS: